Kembali ke Katalog
SAAT PUISI DIBACA Kumpulan Puisi dan Lainnya
Tersedia

SAAT PUISI DIBACA Kumpulan Puisi dan Lainnya

Penulis: Roihan Rizka
Penerbit: CV. Literasi Nusantara Abadi
Tahun: 2025
Halaman: 120
ISBN: 978-623-127-507-3
Bahasa
0.0 (0 ulasan)
Harga Buku Fisik
Rp 59.000
Tersedia
1 dilihat
0 terjual
Ditambahkan: 3 weeks ago

Deskripsi

Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang menggunakan bahasa sebagai medium utama untuk mengungkapkan gagasan, perasaan, pengalaman, imajinasi, dan pandangan penyair terhadap kehidupan. Berbeda dengan prosa yang umumnya disusun dalam bentuk paragraf dan memiliki alur naratif yang lebih panjang, puisi mengutamakan kepadatan bahasa, pemilihan kata, simbol, imaji, ritme, serta kekuatan ekspresi. Setiap kata dalam puisi dapat memiliki makna yang luas dan berlapis sehingga pembaca memiliki ruang untuk melakukan interpretasi sesuai dengan pengalaman dan perspektifnya. Secara umum, puisi lahir dari proses kreatif yang melibatkan penghayatan penyair terhadap berbagai persoalan kehidupan, baik yang bersifat personal maupun sosial. Tema yang diangkat dapat berupa cinta, persahabatan, keluarga, pendidikan, keagamaan, kemanusiaan, lingkungan, perjuangan, kebangsaan, hingga refleksi terhadap kehidupan dan kematian. Melalui bahasa yang estetis dan simbolis, penyair dapat menyampaikan pesan secara langsung maupun tersirat. Puisi juga memiliki unsur-unsur pembangun yang saling berkaitan, seperti diksi, imaji, majas, rima, ritme, tipografi, tema, nada, suasana, dan amanat. Diksi menjadi salah satu unsur penting karena ketepatan pemilihan kata menentukan kekuatan makna sekaligus keindahan sebuah puisi. Sementara itu, penggunaan majas dan simbol memungkinkan penyair menyampaikan gagasan secara lebih ekspresif dan mendalam. Dalam perkembangannya, puisi mengalami perubahan bentuk dan gaya sesuai dengan perkembangan zaman. Puisi tidak lagi terbatas pada pola-pola tradisional yang terikat oleh jumlah baris, bait, rima, atau aturan tertentu, tetapi berkembang dalam bentuk puisi modern dan kontemporer yang lebih bebas. Perkembangan media digital juga memperluas ruang ekspresi puisi melalui media sosial, platform literasi, pertunjukan poetry slam, dan berbagai bentuk publikasi digital.