Language and Environmental Issues: The Stories We Live By
Deskripsi
Di era globalisasi dan keterhubungan dunia yang semakin intensif, hubungan kompleks antara bahasa dan lingkungan menjadi salah satu tema yang penting untuk dikaji dan direnungkan. Buku *Language and Environmental Issues: The Stories We Live By* mengulas keterkaitan tersebut dengan memadukan perspektif linguistik, ekologi, budaya, dan kesadaran manusia. Di tengah berbagai krisis lingkungan yang semakin kompleks, kemampuan manusia dalam memahami, mengartikulasikan, dan merespons persoalan lingkungan sangat dipengaruhi oleh narasi yang dibangun dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini mengajak pembaca menelusuri berbagai cara bahasa membentuk pemahaman manusia terhadap persoalan lingkungan. Melalui perspektif linguistik, pembahasan diarahkan pada pola-pola wacana yang menunjukkan bagaimana pilihan kata, metafora, dan narasi membentuk cara manusia memandang serta memperlakukan alam. Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga menjadi medium yang merefleksikan sikap, nilai, keyakinan, dan aspirasi manusia terhadap lingkungan. Pembahasan juga memperlihatkan keberagaman cara manusia memaknai hubungan dengan alam. Bahasa-bahasa masyarakat adat, misalnya, menyimpan berbagai ungkapan dan konsep yang mencerminkan keterhubungan harmonis antara manusia dan alam, sedangkan bahasa ilmiah berupaya menjelaskan serta mengukur dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan melalui terminologi dan konsep yang lebih objektif. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa bahasa memiliki peran penting dalam membentuk cara manusia memahami realitas ekologis. Dengan demikian, buku ini tidak hanya membahas bahasa sebagai perangkat komunikasi, tetapi juga sebagai kekuatan yang turut membentuk kesadaran ekologis dan cara manusia berinteraksi dengan dunia alam. Melalui kajian lintas disiplin, *Language and Environmental Issues: The Stories We Live By* menawarkan pemahaman bahwa narasi yang digunakan manusia tentang lingkungan dapat memengaruhi cara berpikir, bersikap, dan bertindak dalam menghadapi berbagai persoalan ekologis. Buku ini relevan bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, pemerhati lingkungan, serta pembaca yang ingin memahami hubungan antara bahasa, budaya, manusia, dan keberlanjutan lingkungan.