Islam Madura Sebuah Studi Kontruktivisme-Strukturalis tentang Relasi Islam Pesantren dan Islam Kampung di Sumenep Madura
Deskripsi
Lahirnya buku ini dilatarbelakangi oleh adanya sejumlah studi yang menghasilkan kesimpulan bahwa Islam tradisional yang dipresentasikan oleh NU sebagai sebuah entitas tunggal. Di satu sisi, Islam tradisional dikontraskan dengan Islam modernis, dan diperlawankan dengan Islam sinkretis di sisi yang lain. Hal ini bisa dipahami karena beberapa riset yang dilakukan tersebut tidak mengambil setting Madura sebagai lokus kajiannya, terutama dalam kajian etnografis dengan teori konstruktivisme-strukturalis. Ketiadaan riset bertema perjumpaan agama dan budaya lokal yang melahirkan model Islam tradisional dengan setting Madura dimungkinkan karena adanya pandangan bahwa Madura merupakan “ekor” Jawa, sehingga secara kebudayaan Madura dianggap sebagai varian dari kebudayaan Jawa.