Kembali ke Katalog
AGAMA PERSPEKTIF EKONOMI POLITIK MARXIS (Studi Pemikiran Karl Marx)
Tersedia

AGAMA PERSPEKTIF EKONOMI POLITIK MARXIS (Studi Pemikiran Karl Marx)

Penulis: Imran Fajar
Penerbit: CV. Literasi Nusantara Abadi
Tahun: 2024
Halaman: 148
ISBN: 978-623-114-353-2
Agama
0.0 (0 ulasan)
Harga Buku Fisik
Rp 72.000
Tersedia
1 dilihat
0 terjual
Ditambahkan: 3 weeks ago

Deskripsi

Wacana kritis mengenai relasi antara filsafat Marxis dan agama merupakan salah satu perdebatan intelektual yang cukup sensitif, khususnya di kalangan agamawan konservatif. Hal tersebut terutama berkaitan dengan kecenderungan untuk mengaitkan Marxisme dengan ideologi sosialisme dan komunisme yang dalam berbagai konteks historis sering diasosiasikan dengan gerakan radikal, revolusioner, serta ateisme. Namun demikian, apabila Marxisme ditempatkan dalam perkembangan disiplin filsafat dan ilmu-ilmu sosial, pemikiran Karl Marx dapat dikaji sebagai suatu konstruksi pemikiran yang memiliki argumentasi filosofis, sosial, dan ekonomi yang sistematis. Pemahaman terhadap filsafat Marxis akan menjadi lebih komprehensif apabila dikaji secara kritis melalui perspektif ekonomi politik. Dalam kerangka tersebut, Marxisme, agama, dan kritik ekonomi politik menjadi bagian penting dalam memahami pemikiran Karl Marx. Kritik Marx terhadap agama perlu ditempatkan dalam konteks pemikirannya secara keseluruhan. Kritik tersebut tidak dapat dipisahkan dari kritik yang lebih luas terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan politik yang menurut Marx dapat menciptakan keterasingan serta ketidakadilan dalam kehidupan manusia. Dengan demikian, kajian mengenai Marxisme tidak semata-mata diarahkan pada persoalan agama atau ateisme, tetapi juga pada analisis terhadap struktur sosial dan ekonomi yang membentuk kehidupan masyarakat. Mempelajari pemikiran Marxis tidak secara otomatis menjadikan seseorang ateis, agnostik, atau antiagama. Pemikiran tersebut dapat dipahami sebagai salah satu perspektif dalam tradisi filsafat dan ilmu sosial yang dapat dikaji secara kritis dan kontekstual. Oleh karena itu, filsafat Marxis sebaiknya tidak ditempatkan sebagai dogma atau doktrin yang tertutup. Sebaliknya, pemikiran tersebut dapat digunakan sebagai salah satu kerangka analisis untuk memahami berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan politik. Dengan pendekatan kritis dan terbuka, kajian terhadap filsafat Marxis dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kemampuan berpikir analitis, reflektif, dan objektif dalam memahami dinamika kehidupan masyarakat.